Showing posts with label around me. Show all posts
Showing posts with label around me. Show all posts
Halo, Selamat malam~
Sudah 4 bulan lewat 1 hari tahun 2013 berlalu, apa ada perubahan? Makin galau atau makin bahagia dengan anu-anuan kalian? XD

Mengawali postingan bulan ini, dan menutup hari yang menyenangkan kali ini, saya memposting apa yang saya peroleh tadi pagi. Yep, 今朝のねこさん, aka This Morning Cat, alias Kucing tadi Pagi *halah*. Beberapa hari terakhir ini, neko-san satu ini berseliweran di sekitar rumah, dan kadang-kadang "mampir" untuk menyapa *sambil minta makan tentunya*. Kucing betina dengan warna bulu dan mata yang "bule" banget ini suara "meong"nya kecil banget, tapi ramah, tapi kalo digendong nggak mau, dan kadang tiba-tiba jadi binal #lah. \(=^‥^)/’

おはにゃ~ん



Karena tadi pagi belum ada kuliah, walhasil punya kesempatan buat curi-curi foto neko-san :3. I introduce her, neko-san~

Ah, hello~ Feed me?

いただきまにゃ~

Slerp slerp...


Kebetulan kucing dirumah sudah tinggal 2, dan makanan 2 'lelaki' itu banyak yang bersisa, jadi saya bagi ke neko-san^^.


おいちかった~


Sudah kenyang, 遊ぶタイムにゃ~!(=`ω´=)、lebih tepatnya sih, banyak "nyolong" foto-foto gerak-gerik neko-san yang keliling-keliling masuk-keluar rumah -..-a

にゃ~に?

Grooming :3

This Morning Cat Silhouette

Dari sekian banyak yang neko-san lakukan, saya suka tatapan matanya! Bete bercampur jutek XD


Ngopo kowe ndelok-ndelok? :v


Lalu jenis apakah kucing ini? Sekilas bulu dan mata mengingatkan saya dengan Grumpy Cats, yep neko-san dan meme kucing yang lagi terkenal di internet itu mirip banget di bagian ujung kuping dan warna mata serta campuran warna bulunya. 

Grumpy Cats dan Neko-san (Grumpy Cats pict credit to http://www.grumpycats.com/)

Kalau menurut web Grumpy Cats (http://www.grumpycats.com/about-grumpy-cat/#.UVr2MaL-GbM) grumpy alias Tardar Sauce tidak memiliki jenis yang khusus. Dia (si grumpy) hanyalah keturunan dari kucing domestik biasa. Tapi kenapa bisa melahirkan jenis kucing yg mirip ragdoll begini, dan neko-san pun yang mirip grumpy ada menjadi kucing 'liar' di sekitar rumah saya itu.. hanya Allah Swt Yang Maha Tahu dan Yang Maha Mengkehendaki segalanya... #tsaahh


Okay, can't we stop now? It makes me sleepy

Oke oke neko-san, sudah selesai kok ceritanya^^. Well, terimakasih sudah jadi 'pelanggan tetap' rumah saya, jaga silahturahmi ya, sering-sering main :3.

ねこさん、またあした!

Dadah neko-san, semoga besok pagi ketemu lagi ya dan oyasumi minna~(=´∇`=)
Air Terjun Sri Gethuk, pertama kali kali tahu tempat ini gara-gara melihat sebuah foto punya teman di facebook. Ide untuk kesini sebenarnya menyambut keingingan teman-teman kuliah untuk main-main. Karena jarak waktu yang hanya makan sekitar 1 jam dari kampus UGM, saya berani melepas *dan mengikuti* teman-teman untuk main kesini.

17 Juli 2012
Kunjungan ke Air Terjun Sri Gethuk sendiri sebenarnya saya lakukan 2 kali dalam setahun lalu gila selo tenan. Pertama pada hari Selasa, 17 Juli 2012, 2 hari sebelum puasa. Waktu itu keadaan cuaca cerah sekali dan cocok untuk main-main di area seperti ini. Karena masa-masa libur panjang (libur kuliah menyambut bulan puasa penuh berkah tentunya hoho), dan teman-teman kuliah yang mayoritas anak perantauan yang kebanyakan pulang, walhasil yang ikut cuma belasan =='. Mari dilihat foto-fotonya^^:


Yahuu, ini kami di pelabuhannya, air terjun masih 200m disana~
Menyusuri sungai menuju Air Terjun Sri Gethuk

Ini dia Air Terjun Sri Gethuk-nya!
Sudah cerah, airnya bening dan alami, siapa yang tahan buat nggak nyemplung di sungainya?


Riak air dari air terjunnya, bikin kepingin maen terus~

Bening..bening eperiwer~


Tempatnya tenang (kalau lagi sepi dan bukan hari libur lo) cocok banget buat pelarian kalau lagi galau yang cari alternatif tempat lain buat main yang adem dan berair (maksud saya selain pantai) :p 

11 November 2012(+Gua Rancang Kencana)
Destinasi kedua kalinya saya untuk tempat wisata yang ada di Playen, kab. Gunung Kidul itu. Tepatnya di hari Minggu, kali ini tujuan wisatanya ditambah 1 lagi, yaitu Gua Rancang Kencana. Gua ini ukurannya lebih kecil dari gua-gua yang biasanya kita saya bayangkan. Luasnya hanya sekitar 50-70meteran dengan tinggi sekitar 10-15 meter dan termasuk gua kering. Nantinya setelah sampai disini, akan disambut oleh pemandu wisata yang bakal nge-guide mengenai gua ini. Walau terkesan 'kecil', gua ini ternyata memiliki 'tempat rahasia' dimana ada lorong kecil yang akan membawa kita ke sebuah gua mini. Dahulu--kata si pemandu sambil menyenteri kami, tempat ini dulunya dijadikan tempat semedi (yang saya lupakan namanya +_+). Pada masa-masa penjajahan menuju kemerdekaan, tempat ini juga menjadi persembunyian bagi pejuang-pejuang (atau seorang pejuang ya? ==a) yang melarikan diri dari kejaran para tentara-tentara sekutu (kalau tidak salah) dan tembok di gua mini ini jadi saksi biksunya. Ada gambar burung garuda dan tulisan Prasetya Bhinnekaku beserta panji-panjinya di tembok di 'tempat rahasia' yang hanya muat sekitar 5-7 orang saja ini.

Satu lagi kekhasan dari gua yang panjang umur ini, pohon Pluit namanya (kalau tidak salah). Pohon ini sama tuanya dengan gua ini, sudah hidup selama ratusan tahun lamanya. Di salah satu sisi batang pohon yang menjulang tinggi dan besarnya naujubilah ini terlihat sebuah pola yang menyerupai monyet yang sedang memeluk pohon tersebut^^

Selesai keliling yang hanya menghabiskan waktu sekitar 15 menit saja, kami lanjutkan perjalanan ke air terjun. Tapi, ada yang berbeda dari perjalanan sebelumnya. Untuk kali ini kami menggunakan jasa wisata dan body rafting yang per-orangnya dikenai biaya 25ribu rupiah. Kalau kalian ber-10 orang, akan ada satu tiket gratis untuk paket wisata ini. Ya itung-itung semacam korting kecil lah ^^a.

Tidak ada yang jauh beda dari perjalanan sebelumnya tentang Air Terjun Sri Gethuk. Hanya saja, dalam beberapa bulan, warung-warung di sekitar pelabuhan makin ramai, dan tentu saja pengunjungnya juga lebih cetar membahana daripada yang tanggal 17 Juli 2012. Untungnya karena menggunakan jasa wisata dari guide di gua sebelumnya, bisa dapat lebih cepat menuju tempat wisata walau sempat di-php-in bentar sih XD. 


Kami dan Pohon Tua Raksasa
Batang monyet :3

Lekukan cantik tembok Gua Rancang Kencana
Kami dan Gua Rancang Kencana
Prasetya Bhinnekaku

Stalaktitnya itu bikin kejedug, hati-hati yang punya badan tinggi

Ramainya pelabuhan, ini bikin kita ngerasa di-PHP(pemberi harapan palsu)-in sama guide-nya karena takut nggak dapat gethek motor T_T

Body Rafting, manteplah, 200 meter berenang dari air terjun balik ke pelabuhan ==d
Mencoba teknik selowsepet slow speed, tapi masih abal-abal T^T
Kami dan air terjun :v


Informasi, Tips dan Wejangan mengenai Air Terjun Sri Gethuk dan Gua Rancang Kencana

Informasi Biaya:
-Biaya masuk: 3ribu rupiah per-orang
-Biaya gethek motor: 10ribu rupiah per-orang
-Biaya parkir: seribu per-motor, untuk mobil saya kurang tahu, mungkin kisaran 2-3ribu rupiah (bayar parkir dibayar bersamaan dengan biaya masuk)
-Biaya paket wisata (Air Terjun Sri Gethuk+Gua Rancang Kencana) dan Body Rafting: 25ribu per-orang (ber-10 orang akan dapat 1 tiket gratis, jadi kasaran hitungannya yang bayar 9 orang, 1 orang dapat gratisan)

Informasi Jalan:
-Petunjuk Jalan menuju tempat wisata ini cukup banyak dan membantu, jadi tidak perlu takut akan tersesat. Jika kamu dari luar kota dan bingung ke arah , saya sarankan ke arah Ambarrukmo Plaza ke timur sampai menemukan pertigaan Jembatan Janti, belok kanan. Ikuti jalan sampai menemukan perempatan JEC (gedungnya ada disebelah kanan perempatan kalau dari utara), belok kanan, ikuti jalan sampai menemukan perempatan lagi yang ada petunjuk menuju arah jalan wonosari (ke arah kids fun) *maaf kalau penjelasannya agak susah+_+"* dari situ petunjuk-petunjuk wisata daerah sana sudah mulai tersebar :D.

-Sekitar 5km sebelum sampai tempat tujuan, jalanannya lumayan bikin greget... jalannya selang seling, tiba-tiba mulus tiba-tiba grinjel2 karena nggak rata, pastikan ban dan rem kendaraan kamu gak bermasalah ^^d.

Tips dan Wejangan:
-Wajib 'ain bagi yang latah lihat air: Baju ganti sekiranya, handuk, alat mandi dan plastik (penting sangat), walau ada yang jual di dekat kamar mandi (baik itu plastik ataupun sabun/shampo), alangkah baiknya kalau kamu bawa sendiri^^
-Air minum dan snack (buat perjalanan), mungkin terkesan childish, tapi bagi saya ini cukup penting kalau-kalau belum nemu tempat yang cocok untuk makan/istirahat setelah main-main di tempat wisata.
-Cek bahan bakar, baik itu bahan bakar kendaraan atau bahan bakar diri kamu sendiri alias makan sebelum berangkat.
-Bawa teman yang banyak, waktu perjalanan pertama saya biaya masuk totalnya sampai sekitar 60ribuan rupiah (untuk 13 orang) bisa ditekan sampai setengahnya, pintar-pintar menawar aja yang penting ;)
-Kalau perhatikan seksama keadaan dari foto antara pertama kalinya saya kesana dan yang kedua kalinya yang saya lakukan saking selonya itu orz, ada beberapa wejangan yang saya berikan: 
  • datang lebih pagi (selain tidak macet, tempat wisata masih sepi dan kita lebih leluasa untuk bermain-main di air terjun maupun disungainya, saya sarankan sekitar pukul 8-9 pagi sudah ditempat, kalau kesiangan, selain panas, pasti lebih ramai); 
  • datang di bulan-bulan iklim kemarau/panas (saya sarankan di bulan-bulan sekitar April-Juli, air disungai tidak begitu tinggi/penuh karena curah hujan yang tinggi seperti di perjalanan kedua saya di bulan November, walau masih terlihat bening, namun tidak secerah di bulan-bulan April-Juli)
  • bagi yang hanya punya waktu di weekend/libur nasional saya sarankan pergi lebih pagi, dengan alasan yang sama di poin pertama :)
-Kalau punya kamera anti air (atau casing underwater) mending dibawa aja, selain lebih aman, kamu nggak perlu takut kamera bakal rusak gegara kemasukan air, sayang kan tempat wisata indah ini tidak diabadikan dengan cantik pula?


Sekian postingan saya tentang salah satu tempat wisata di kota yang saya banggakan ini, semoga bermanfaat bagi yang mau main-main atau sekedar pelarian karena galau membaca-baca saja. Terimakasih, oyasumi~
Hehe, ini gara2 pengalaman kemarin Minggu tanggal 7 Maret 2010—tes wawancara PBS , tes kedua setelah ujian tulisnya yang diadakan 21 februari 2010 lalu :). Dengan persiapan yang bisa dibilang abal-abal (lah ya, sore sampe malemnya malah datang ke pameran kompie sama Obake di JEC :P) dan bekal doa dari keluarga, teman2 alay nan gila dan juga baginda kekar, saya pun siap menghadapi tes kedua tersebut. Jam 9 pagi tet saya berangkat, walau giliran saya di jadwalnya adalah jam 11, yah.. ngikutin katanya pak Jusuf Kalla>> “lebih cepat lebih baik” hoho^^. Jalanan cukup padat dan jalan menuju Grha Sabha Pramana UGM ditutup. Namun, Alhamdulillah ada jalan (lewat gang fakultas tekhnik pertanian yang rindang :D). Karena jalanan banyak yang ditutup dan hanya bisa dilewati jika berjalan atau bersepeda, akhirnya saya jalan saja (intinya di drop sama emak doang :D). Lumayan, nemu pemandangan yang lumayan (baca: guk guk kawaii berwarna putih kayak srigala, aahh… mauu).

Sesampainya disana, sempat melihat papan2 yang ditempelin pengumuman wawancara. Kukira itu wawancara PBS, ternyata wawancara pekerjaan yang diadakan serentak sama PBS, siaalll.. :|

Lewati hal itu dan akhirnya saya menemukan tempat dimana seharusnya tes wawancara PBS berlangsung, keadaan yang ramai dan penuh akibat lautan manusia. Yaaapp, keadaan yang sama persis yang saya lihat di foto yang diperlihatkan oleh kakak kelas saya. Tapi lagi2 Alhamdulillah, saya menemukan kakak kelas saya itu (sebut saja Manyu) dan salah satu teman saya, Kapil yang telah menempuh tes tersebut.

Tidak lama kemudian, baginda kekar datang dan tidak ada 10 menit , salah satu teman saya yang juga akan wawancara—Topek pun datang. Yah, sembari menunggu giliran, ngobrol ngalor ngidul tentang wawancara yang bakal dihadapi, tanya2 ke Kapil apa saja yang ditanyain oleh pewawancara. Dari ceritanya saja, kok horror^^;;. Katanya diserang terus sama pewawancaranya. Dan tiba2, teman satu sekolah yang lain, alias si Feby muncul dihadapan kami dan katanya dia ditanyain dengan full Bahasa Inggris, waw..

Sekitar jam setengah 11 kurang, nomor urutanku pun dipanggil. Wew, cepat juga. Sebelum masuk, minta doa dan tos2an sama Kapil, Manyu, Topek, dan baginda kekar tentunya biar makin mantep optimisnya :) (thanks ya guys!)

Setelah registrasi, masuk.. tanda tangan 2 kali, dan akhirnya disuruh ke lorong tunggu. Tidak sampai 15 menit, akhirnya saya pun kembali dipanggil untuk menghadap pewawancara. Dengan bermodal senyum geje, saya pun masuk ke ruangan yang penuh dengan stand2. Stand 82, sesampainya di stand itu, saya melempar senyum ke bapak2 calon pewawancara saya :P. Salah satu dari bapak itu menyuruh saya duduk, dan sebelum saya duduk saya mengajak salam kepada kedua bapak tersebut, satunya menyambut dan satunya sedang menerima telepon jadi hanya menangkupkan kedua tangannya.

“tunggu sebentar ya” kata bapak yang menyambut salamanku, kita sebut saja bapak Kimutaku (kenapa? Karena beliau berwajah Jepang banget dan rambutnya itu kayak rambut Kimutaku jaman dahulu kala,XDD). Aku pun hanya berkata “ya” dan tersenyum padanya. Setidaknya sekitar 2 menit barulah saya benar2 dianggap ada *alay*, XDD.

“ya, mbak Keumala Hayati? benar?” panggil bapak telepon (ya kita sebut saja bapak telepon, karena beliau yang tadi sedang telepon2) saya pun menanggapi dengan kata “iya pak”.

“anda berasal darimana?” tanya bapak telepon. “saya dari Yogyakarta, pak” jawabku.

“orang tua darimana?” tanya bapak telepon lagi. “dari Aceh, pak” jawabku seadanya yang ada di otak :P. setelah mendengar jawabanku itu, kedua bapak tersebut saling bertatap muka dan berkata “tuh kan bener!” hampir bersamaan dan saling lempar tawa2 kecil. Heemm, dari sinilah aku berpikir kalau kedua bapak yang menjadi pewawancaraku tidaklah sehoror yang kusangka :D.

Lalu bapak telepon itu bertanya nama panggilan dan pertanyaan selanjutnya adalah tentang mengapa aku memilih jalur PBS. Kebanyakan pertanyaan dari bapak telepon dan seputar kehidupan sehari-hari. Misalnya saja pekerjaan orang tua, kakak2 dulu kuliah dimana dan sekarang bekerja dimana, cita2 dan sebagainya. Sedangkan bapak Kimutaku bertanya mengapa aku memilih sastra Jepang. Lalu bapak Kimutaku tanya lagi apakah aku suka bergaya Harajuku atau tidak serta musik2 yang berasal dari Negara yang sedari tadi kita bicarakan. Yang paling aku ingat adalah tiba2 bapak telepon bertanya tentang anime (kebetulan aku nyeletuk kata2 tersebut saat menjawab pertanyaan bapak Kimutaku) dan aku pun menjelaskan semampu otakku berjalan (sempat ditanya, siapa pengarang astro boy gara2 aku jawab kalau istilah anime itu dari pengarang astro boy,XDD). Lalu bapak telepon bertanya apa ada manfaat aku menonton anime padahal anime yang ada di TV sudah di dubbing ke dalam Bahasa Indonesia. Lalu kujawab, bahwa saya hobi sekali mendownload anime yang belum di dubbing, jadi dapat belajar sedikit bahasa dan budaya Jepang^^ (padahal ya minta temen sama ngerental, tapi kalo hetalia download sendiri kok pak! XDD). Dari awal hingga akhir saya merasa nyaman sekali berbicara kepada bapak telepon dan bapak Kimutaku. Terakhir adalah disuruh tanda tangan dan bapak telepon tiba2 berkata “wah seperti artis saja dimintai tanda tangan” aku hanya menimpali tawa2 geje dan akhirnya mengajak bersalaman kembali sambil mengucapkan “terimakasih” kepada kedua bapak tersebut. Keluar dari ruangan stand, ambil tas dan keluar dengan tawa2 geje yang masi nempel gara2 kedua bapak pewawancara :)

Well, tulisan yang cukup alay bukan? *yeaah, hidup 4L@Y,XDD*. Sekali lagi terimakasih kepada bapak Telepon dan bapak Kimutaku (jika bertemu kembali saya harus tau nama kedua bapak tersebut!). Terimakasih juga buat yang sudah mau membaca, ditunggu komen dan kritik renyahnya :D, enjoy it!

Iseng aja malem2 di malem rabu jam 10an, saya mendapatkan sebuah view yang lumayan bikin kangen. yep, a flower called Kusumawijaya, atau kalo diartikan sendiri bunga ini adalah bunga kemenangan (Kusuma=bunga, Wijaya=kemenangan).

Bunga yang hanya mekar di malam hari (terkadang orang menyebutnya juga bunga sedap malam) ini hanya akan mekar di sekitar bulan2 penghujan. Bunga dengan warna kelopak putih atau beige ini haruum banget baunya, sayangnya cuma mekar di malem hari dan akan layu setelah sekitar jam 2 dini hari :(.

This flower is dedicate to my beloved father, beliau seneng banget sama bunga ini.. hope he also enjoyed the flower from there.. :)